PT. Armaxindo Tidak Pernah Membayar Upah Karyawannya Hampir 2 Tahun

115
Upah karyawan tidak dibayar selama 2 tahun dan diduga melanggar prinsip dasar UU Tenaga Kerja ,kuasa hukum layangkan surat pengaduan ke Kementerian Ketenagakerjaan RI.

PT. Armaxindo Tidak Pernah Membayar Upah Karyawannya Hampir 2 Tahun 1

Palembang , Kuasa Hukum karyawan salah satu perusahaan Farmasi Ternama di indonesia ,Pebriansyah Azhar.SH, melayangkan surat pengaduan ke Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan Republik Indonesia ,menurutnya Perusahaan tersebut telah melanggar prinsip-prinsip dasar dalam ketentuan Undang-undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,.

Sudah hampir 2 tahun lamanya PT. Armoxindo Farma tersebut tidak pernah membayarkan Upah karyawan,serta tidak memberikan hak lain berupa Tunjangan Hari Raya (THR) maupun hak lainnya yang merupakan kewajiban perusahaan terhadap kliennya dengan tanpa alasan yang dapat dipertanggung jawabkan, bahkan selama hampir 3 tahun bekerja di perusahaan tersebut kliennya tidak pernah menandatangani Perjanjian Kerja secara tertulis baik dengan PKWT maupun PKWTT, kemudian status hubungan hukum kliennya dengan perusahaan sampai saat ini tidak ada kejelasan apakah masih berstatus karyawan atau telah di PHK.

Menurutnya Perusahaan tersebut telah melanggar syarat-syarat yang sangat prinsip di dalam Undang-undang ketenagakerjaan sehingga perlunya peran Penting Pemerintah dalam hal mengawasi pelaksanaan undang-undang dan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh Pengusaha sesuai kewenangan yang telah diamanatkan , untuk itu dalam memperjuangkan Nasib kliennya saya sebagai kuasa hukum akan melakukan segala bentuk tindakan dan upaya hukum yang dianggap perlu agar dapat memperjuangkan hak-hak yang seharusnya didapatkan oleh kliennya.

Sebagai langkah awal saya telah melaporkan hal tersebut secara tertulis ke Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ,karna sebelumnya klienya yang merupakan salah satu dari sekian banyak karyawan Perusahaan tersebut telah melakukan segala upaya agar mendapatkan hak-haknya namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil sama sekali bahkan semakin hilangnya harapan karyawan tersebut untuk memperjuangkan nasibnya selama bertahun-tahun, untuk itu permasalahan tersebut harus dilakukan tindakan hukum yang tegas, selain mengajukan pengaduan tertulis ke kementerian ketenagakerjaan RI saya juga akan melakukan upaya hukum lain sesuai dengan tahapan yang diatur UU No.2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, bahkan membawa permasalahan tersebut ke Jalur Pidana ke pihak Kepolisian apabila ditemukan adanya unsur tindak pidana yang dilakukan .”Ujar febri ke awak media”.

BACA JUGA  Terciduk Polsek, Tiga Pencuri menawarkan Hasil Barang Curian di Medsos

Editor: Febri yanti

Facebook Comments