Rampas Truk, Dua Perampok Buang Sopir dan Kernet di Hutan

166
truk
perampok truk yang terkena peluru panas polisi
Usai sudah pelarian dua kawanan pelaku perampokan mobil truk bermuatan  susu Bearbrand senilai Rp500 juta.

Kedua kawanan perampok asal Lampung ini masing-masing Muji Rianto (49) dan Dias (30) diterjang peluru petugas Unit IV Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel) lantaran melawan saat disergap.

Keduanya ditangkap di kediamannya di lingkungan Kompi Kotabumi Ilir, Lampung Utara, Sabtu (9/5/2020), sekitar pukul 22.00.

Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi SIk melalui Kanit IV Kompol Zainuri, SH kepada Sumselupdate.com, Minggu (10/5) mengatakan, aksi perampokan kedua pelaku bersama dua rekannya Heri dan Ipan dilakukan pada 28 April 2020 lalu.

Keduanya merampok sebuah truk Hino nopol B 91 31 KEU bermuatan susu bearbrand milik PT Indolako Sukabumi, Bogor  yang dikendarai M Ali, warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Kedua pelaku bersama dua rekannya merampok korban  di Desa Sugi Waras, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada 28 April 2020, sekitar pukul 22.00.

Kompol Zainuri, SH mengatakan, aksi perampokan ini sudah direncanakan keempat pelaku. Di mana keempatnya menyewa mobil Toyota Avanza warna silver nopol BE 8116 PU dari Lampung menuju Sumsel.

Sampai di Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, mobil para pelaku berhenti dan menunggu mobil korban.

Setelah buruannya melintas, mobil para tersangka membuntuti mobil truk yang dikendarai korban dan kedua kernetnya Afrizal dan Andre tersebut.

Sampai di Desa Sugi Waras, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba, mobil truk yang dikendarai M Ali dihadang kendaraan keempat pelaku.

Berbekal senjata api, nyali ketiga korban ciut dan tak berdaya saat para pelaku memukul mereka.

Ketiga korban kemudian tangan dan kaki diikat serta mulut dilakban, dan dibawa masuk ke mobil Toyota Avanza.

Sementara pelaku Yanto membawa mobil truk tersebut ke arah Gasing, Kabupaten Banyuasin. Tujuannya untuk menjual susu yang ada di dalam truk tersebut.

BACA JUGA  Update : Letusan Anak Krakatau Bertipe Strombolian dan Status Masih Level 2

Beruntung, ketiga korban selamat dari aksi perampokan ini dan melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumsel.

“Dua pelaku Dias dan Yanto kita tangkap bersamaan di lingkungan Kompi Kotabumi Lampura. Setelah kita gerebek empat rumah, baru mereka berdua dapat. Kita tindak tegas karena mereka berusaha kabur,” kata Kompol Zainuri.

Kini menurut Kompol Zainuri, pihaknya masih memburu dua pelaku lainnya yang berhasil kabur.

Sementara itu, tersangka Dias mengaku, perannya dalam perampokan truk tersebut adalah menyiapkan mobil Toyota Avanza warna silver nopol BE 8116 PU untuk mengangkut ketiga rekannya.

“Aku, Yanto, Heri sama Ipan langsung berangkat dari Lampung Utara menggunakan mobil itu. Sampai di Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir kami sudah melihat mobil korban dan kami membuntutinya,” ujarnya kepada Sumselupdate.com, malam ini.

Menurutnya, sampai di TKP, mobil truk yang dikendarai M Ali bersama kedua kernetnya Afrizal dan Andre dihadang mereka.

“Saya ikut pukul sopir fuso, saya ikat, dan lakban. Terus kami buang ke hutan yang ada di Kabupaten Empat Lawang mereka,” jelasnya.

Sementara pelaku Yanto membawa mobil truk tersebut ke arah Gasing, Kabupaten Banyuasin untuk diperjualbelikan.

“Susu sebanyak 4.400 dus aku jual sama salah satu pembeli di sana, Susu tersebut ditawar Rp91 juta namun tidak lunas. Pembayaran pertama senilai Rp36 juta, aku kebagian Rp8 juta. Kami bagi orang empat. Heri kebagian Rp10 juta, Dias Rp4,5 juta, itu belum dibayar semua,” katanya.

Pelaku yang merupakan mantan residivis kasus curanmor ditahan selama 9 bulan di Lapas Wayhui Lampung tahun 2010 mengaku tak punya pilihan lagi.

“Aku merampok ini karena sudah lama nganggur, jadi butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” kata tersangka yang tangannya memiliki tato ini.

 

Facebook Comments