Modus Bakal Dinikahi, Supir Cabuli Dua Anak di Bawah Umur

121

 

Akibat ulahnya TF, warga Kecamatan Mumbul sari harus berurusan dengan Polisi Sektor (Polsek) Mumbulsari.

Seorang pria yang berprofesi sebagai supir menyetubuhi dua anak dibawah umur.
Dua anak tersebut dikenalnya melalui media sosial.

“Mereka kenal di medsos sudah sekitar seminggu,” ungkap kapolsek Mumbulsari AKP Heri Supadmo, Rabu (8/4/2020).

Ia menuturkan, kronologi pencabukan tersebut berawal saat TF mendatangi rumah korban MS yang masih berumur 16 tahun pada 30 maret 2020.

TF janjian dengan korban dan datang tengah malam ke rumah korban.

Sampai di rumah korban TF langsung masuk ke dalam rumah dan masuk ke kamar korban.
“ Setelah di kamar, ia membujuk rayu korban MS untuk bersetubuh layaknya suami istri,” ungkapnya.

Awalnya korban menolak namun ia di paksa dengan di janjikan akan dinikahi.
Akhirnya TF melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut.

“ mendengar suara dari dalam kamar korban, ibu korban terbangun mendengar ada hal yang mencurigakan, setelah perbuatan itu dilakukan.” Ujar Heri.

Ketika memasuki kamar anaknya sang ibu mendapatkan TF, saat ditanya TF ternyata sudah melakukan persetubuhan dengan anaknya.

Ibu korban akhirnya melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Mumbulsari.
“Petugas mengamankan pelaku ke polsek dan sekarang ditahan” ujarnya.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih jauh oleh pihak kepolisian, ternyata TF tidak hanya melakukan persetubuhan degan MS saja.
Pelaku juga pernah melakukan hal tersebut dengan MYT, yang masih berusia 15 tahun.

TF juga melakukan hal yang sama terhadap ia merayu MYT untuk melakukan hubungan badan dan dijanjikan akan dinikahinya.

Saat itu, TF mendatangi MYT dan mengajak korban keluar.

Dalam perjalanan, TF juga melakukan aksi pencabulan pada MYT layaknya suami istri.
“Pelaku melakukan aksi kedua ini selisih satu hari dengan korban yang pertama,” ungkapnya.
Pencabulan pada korban pertama dilakukan pada Senin 30 Maret 2020, sedangkan korban kedua di lakukan pada 1 April 2020.

BACA JUGA  Tegas! Presiden Filipina Duterte Perintahkan Tembak Mati Pelanggar Lockdown

Orang tua MYT juga melakuan hal tersebut pada Polsek Mumbulsari.

Akibat dari perbuatannya, TF dijerat pasal 81 junctco pasal 76D dan atau pasal 81 juncto pasal 76E Perpu Nomor 1 Tahun 2016 atas perubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dan ancaman maksimal 20 tahun penjara, pungkas dia.

Facebook Comments