Dampak Corona, Masyarakat Miskin Meningkat di Kota Lubuklinggau

73
corona
Dampak Corona, banyak masyarakat kecil hilang pekerjaan sehingga masyarakat miskin di Kota Lubuklinggau meningkat.

Akhir-akhir ini masyarakat Kota Lubuklinggau dihimbau untuk diam dirumah saja dalam rangka memutus mata rantai pandemi Virus Corona yang semakin meluas, akibatnya banyak masyakarat kecil mulai kehilangan mata pencariannya.

Berdasarkan Data Dari Dinas Sosial Kota Lubuklinggau sampai dengan Senin (6/4) kemarin, warga miskin baru yang terdata di Kota Lubuklinggau ada 19 ribu orang.

“Saat ini tim TKSK masih melakukan pendataan, sampai dengan saat ini baru terdata 19 ribu KK dan saat ini pendataan masih terus dilakukan,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, A Ritonga, Selasa (7/4/2020).

Bahkan, hingga Senin (6/4) kemarin saat video conference (Vidcon) ulang dengan dihadiri 17 Kepala Dinas Sosial kabupaten kota di Sumsel terkait menanyakan kesiapan pendataan semuanya rata-rata belum siap.

“Hasilnya semua kepala dinas sosial kabupaten kota meminta tempo, karena posisinya KK dan KTP harus diketik ulang, tidak mungkin hanya disampaikan dalam bentuk format, jadi kita minta tempo waktu sampai senin depan,” terangnya

Ia menjelaskan, pendataan warga miskin baru ini dilakukan menindak lanjuti permintaan Gubernur Sumsel Herman Deru terkait pendataan warga miskin dampak pandemi Covid-19 atau Virus Corona.

“Intinya kita melakukan pendataan warga miskin baru atau orang yang kehilangan mata pencarian saat pandemi ini berlangsung,” paparnya.

Ia mengungkapkan, mereka yang didata ini adalah warga diluar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ada di Pusdatin atau diluar PKH dan diluar bantuan Sembako yang akan diberikan Pemkot Lubuklinggau.

“Kriteria warga miskin baru yang akan mendapat bantuan ini di luar tanggungan negara. Lebih tepatnya pegawai tidak tetap atau pedagang kecil, termasuk ojek pangkalan dan ojek online (Ojol) dengan mengumpulkan KK dan KTP,” imbuhnya.

BACA JUGA  Peduli Wartawan ‘Covid-19’, Herman Deru Bagi-Bagi Masker dan Hand Sanitizer

Ketika disinggung untuk jumlah kuota Kota Lubuklinggau, ia menegaskan sampai dengan saat ini pihaknya belum mengetahui berapa jumlah kuota untuk keseluruhannya.

“Sumsel secara keseluruhan juga belum tahu termasuk Lubuklinggau, kita hanya disuruh melakukan pendataan, bentuk bantuannya kita juga belum tahu, apakah bentuk nominal atau sembako,” tambahnya.

Facebook Comments