Polres OKI, Melakukan Simulasi Antisipasi Lockdown Terhadap Dampak Covid-19

102
Polres OKI
Polres OKI, Melakukan Simulasi Antisipasi Lockdown terhadap dampak Covid-19, Selasa (7/4/2020)

Polres OKI sudah melakukan simulasi antisipasi gejolak terkait dampak merebaknya Virus Corona atau Covid-19 yang terjadi di sumsel, Selasa (7/4/2020).

Dalam kegiatan digambarkan jika nantinya penularan Covid-19 semakin besar yang berdampak pada dilakukannya lockdown di wilayah Kabupaten OKI.

Diilustrasikan pada kegiatan ini, stok pangan yang awalnya diprediksi akan aman mulai habis dan banyak terjadi penimbunan sehingga masyarakat mulai kesulitan dalam mendapatkan makanan.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy, menjelaskan simulasi ini sebagai antisipasi jika nantinya akibat dari kelangkaan ini berdampak pada aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat dan gabungan LSM terhadap pemerintah dan muncul ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah.

“Aksi unjuk rasa digambarkan semakin memanas dan dilakukan berbagai antisipasi oleh jajaran yang ada di Polres OKI,” ungkapnya, Selasa (7/4/2020).

Dijelaskannya, seharusnya simulasi pengamanan seperti ini dilakukan di lapangan, akan tetapi karena tidak memungkinkan untuk mengumpulkan masa pihaknya hanya melakukan tactical floor game.

Meskipun demikian, diakuinya bahwa hal ini tidak mengurangi kesiapan aparat kepolisian untuk mengantisipasi berbagai hal atau kemungkinan terburuk dari dampak wabah Covid-19 ini.

“Karena mulai Rabu besok, apa yang kita simulasikan ini pasukan yang bertugas di titik-titik yang telah kita tentukan akan bergeser ke lokasi untuk lebih memahami wilayahnya,” ungkapnya.

Semisal hal tersebut benar terjadi, kepolisian juga telah menyiapkan pola zonasi untuk mengantisipasi pergerakan di setiap wilayah.

“Jadi ketika terjadi hal di suatu wilayah kecamatan maka Polsek terdekat, Koramil lakukan antisipasi pertama dengan merapat ke lokasi,”

“Baru nanti dilakukan pergeseran pasukan, dan ketika terjadi rusuh lebih besar kita akan melakukan pergeseran pasukan dari provinsi dengan personel yang lebih besar,” ungkapnya.

BACA JUGA  Antisipasi Virus Corona, Masker Mendadak Jadi Benda Langka di Palembang

Walaupun telah dilakukan simulasi ini tentunya sudah merupakan harapan bersama agar hal ini tidak terjadi dan wabah Covid-19 segera berakhir.

“Kita meminta supaya penyebaran Covid-19 segera berakhir agar kehidupan masyarakat kembali normal,” tutupnya.

Facebook Comments