BPPD Palembang Bahas Penarikan Pajak Sepeda, Bisa Jadi Potensi Bagi Daerah

49
Pemerintah Kota Palembang masih terus mengkaji wacana penerapan pajak sepeda.

BPPD Palembang Bahas Penarikan Pajak Sepeda, Bisa Jadi Potensi Bagi Daerah 1

Terlebih, fenomena pencinta sepeda ini makin menjamur seiiring dengan meningkatnya gaya hidup sehat.

Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan, penarikan retribusi atau pajak sepeda sah saja bila diterapkan.

Mengingat dalam aturan perundang-undangan telah mengatur soal pajak sepeda.

“Selama UU pajak sepeda atau peneng, belum dicabut. Tentu itu bisa jadi potensi bagi daerah. Sah-Sah saja bila diterapkan,” ungkapnya.

Namun sampai saat ini pembahasan Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang terkait penerapan pajak sepeda, itu masih sebatas wacana.

Kalaupun nanti diterapkan, mungkin penerapannya berdasarkan klasifikasi jenis dan harga sepeda.

“Bukan berarti kita mengizinkan, tapi itu kan wacana karena ada potensi pajak untuk menambah pendapatan daerah. Mungkin

penerapannya untuk sepeda-sepeda mahal. Ini kan jadi bentuk kontribusi mereka terhadap daerah,” tutupnya.

Sebelumnya, rencana penerapan pajak sepeda, masuk kajian BPPD Kota Palembang.

Dimana, fenomena sepeda yang terjadi saat ini, berpotensi menjadi pendapatan daerah baru bagi kota pempek ini.

Kepala BPPD Kota Palembang, Kgs.     Sulaiman Amin menerangkan, masih mencari aturan terkait pajak sepeda atau yang dulu disebut peneng.

“Kita cari dulu aturannya dan Kepala BPPD Kota Palembang, Kgs. kita bahas,” jelasnya.

Sulaiman mengatakan, penerapan pajak sepeda masih jadi bahasan. Karena sifatnya retribusi, maka dirinya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan. “Kita lihat dulu, apakah fenomena ini bersifat permanen atau hanya musim-musiman, takutnya ini tidak lama,” tutupnya.

Editor: Febri yanti

Facebook Comments

BACA JUGA  Bawa Clurit, Tiga Remaja Ditangkap Tim Hunter Polrestabes Palembang