Diduga Kehabisan Darah Saat Lakukan Aborsi, Mahasiswi Tewas di Kamar Kos.

136
Petugas membawa jenazah Ika Utami (25) dari kostannya di Jalan Sungai Sahang Muhajirin IV untuk dibawa ke instalasi forensik rumah sakit Bhayangkara Palembang, Selasa (7/4/2020)

Seorang Mahasiswi di temukan tewas membusuk di kamar kos Jalan Sugai Sahang Muhajirin IV, Palembang, Selasa (7/4/2020).

Penemuan jenazah tersebut sentak menghebohkan warga sekitar.

Jenazah bernama IU ini ditemukan peratama kali oleh seorang warga, sekitar pukul 07.00 WIB, dari inforamasi yang dihimpun.

Saat ini jenazah sudah berada di instansi forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani visum.

Pihak keluarag juga sudah mendatangi instansi forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk melihat keadaan jenazah. Namun tidak ada satupun dari pihak keluarga yang bersedia memberikan keterangan terkait kejadian ini.

“Maaf kami sedang berduka, jadi tidak ada statement apa-apa dari kami,” kata salah seorang pihak keluarga yang enggan menyebutkan namanya.

Dr. Indra Sakti Nasution Spf, Dokter forensik rumah sait Bhayangkara mengatakan “ korban seorang mahasiswi berinisial IU diduga tewas akbibat kehabisan darah usai melakukan aborsi.

“ Kita hanya meakukan pemeriksaan luar saja terhadap jenazah, sesuai permintaan dari pihak keluarga. Hasilnya dugaan bahwa korabn meninggal akibat upaya aborsi yang dilakukannya sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjutdi katakan. Dugaan tersebut dikarenakan adanya jaringan yang di temukan di kemaluan korban.

Hal tersebut sempat membuat tim forensik heran, namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ditemukan janin berusia sekitar 6 sampai 7 bulan dibalik popok yang digunakan oleh korban.

“ kita sempat dibuat bingung dengan adanya jarangan itu, karena jenazah korban sudah dalam keadaan membusuk, tapi masih ada jaringan yang keluar, itu hal yang tidak biasa, namun setelah diperiksa lebih lanjut ternyata itu janin, Jelasnya.

Diperkirakan korban tewas sekitar 3 hari lalu, terkait adanya obat-obatan yang ditemukan di samping jenazah korban pada saat ditemukan, dr Indra tidak dapat memastikan kaita hal tersebut dengan penyebab kematian korban.

BACA JUGA  Gugus Tugas Minta Masyarakat Jangan Panik.

“Informasinya ditemukan obat-obatan di samping jenazah korban. Tapi itu obat maag. Kita tidak bisa pastika apakah ada kaitannya atau tidak, solnya kita hanya melakukan pemeriksaan bagian luar saja.

Usai diperiksa, jenazah korban akan dibawa pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Musi Banyuasin untuk dimakamkan.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBN Nuryono melalui Kanit Identifikasi, Ipda Agus Wijaya, mengatakan mendapatkan laporan warga, Tim Identifikasi Polrestabes Palembang lalu mendatangi lokasi dan mengevakuasi mayat tersebut.

Facebook Comments