Dampak Corona pengiriman paket di Sumsel turun 30%

112
Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Sumsel, Muhammad Daud

Jasa logistik atau pengiriman paket disumsel mengalami penurunan akibat dampak wabah Covid-19.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Sumsel, Muhammad Daudmemperkirakan penurunan pengiriman paket berkisar saat ini pada angka 30 persen.

Ia menjelaskan, dampak penurunan dari covid -19 terhadap jasa pengiriman ini dikarenakan banyak penerbangan yang tutup atau membatasi jumlah terbang.

Begitu pula dengan adanya beberapa kebijakan pemerintah soal karantina wilayah dan anjuran jaga jarak (Social distancing) dan lainnya.

“Kita pastikan usaha tetap jalan, karena ini juga untuk membantu kelancaran kebutuhan, baik itu distribusi alat kesehatan, makanan, dan lain sebagainya,” jelas Daud, Rabu (7/4/2020).

Daud mengatakan, meski terjadi penurunan pengiriman namun permintaan pengiriman tetap terus ada.

Ia juga menyebutkan, biasanya pada kondisi jelang Ramadan seperti saat ini jasa ekspedisi akan mengalami peningkatan pengiriman paket khususnya untuk paket berisi barang kebutuhan Ramadan dan lebaran.

“Sekarang juga yang katanya masyarakat belanja online maka paket akan meningkat. Buktinya malah menurun,” kata Daud

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Palembang, Risdayati menambahkan akibat adanya pemberlakuan work from home (WFH) atau kebijakan bekerja dari rumah juga turus berdampak pada penurunan pengiriman paket melalui PT Pos Indonesia

Sayangnya, Risdayati enggan merinci besaran penurunan pengiriman di PT Pos Indonesia.

“Selama pemberlakuan WFH belum ada peningkatan kiriman, malah terjadi penurunan.” Tutupnya.

Facebook Comments

BACA JUGA  Camat Bukit Kecil: PSBB Tidak Harus Tunggu Penyebarannya Merata